Melahirkan dimana ya?

Di saat kamu merasa tidak mungkin, janganlah berprasangka tidak baik pada Allah. Di saat kamu memohon sebuah rezeki dan tak kunjung datang, janganlah bersedih karena Allah menyiapkan sesuatu yang lebih besar untuk kita. Seperti saya yang kemarin-kemarin memohon dilancarkan rezeki dengan maksud hati ingin membeli kulkas baru, Allah memberikan rezeki yang lain dengan menghadirkan adik buat baby Razy, kali ini tanpa inseminasi. “Maka nikmat Tuhan mana yang kau dustakan.” (QS Ar Rahman 55).

Setelah kegirangan tak percaya dapat dua strip terindah di hari yang cerah, saya dan suami mulai kembali mengatur strategi keuangan rumah tangga. Kali ini kami, berencana ingin konsultasi dan melahirkan di Rumah Sakit Grha Bunda. Kenapa? Alasannya sederhana, yaitu hemat waktu dan hemat biaya tapi fasilitas tetap lengkap dan berkualitas. Hemat waktu karena saya tidak perlu mengantri lama untuk konsultasi dengan dokter favorit. Di RS Limijati, saya biasa menunggu sampai 3 jam dari mulai daftar, tensi darah sampai dipanggil nomor giliran. Padahal itu sudah daftar dari sebulan sebelumnya. Dulu waktu hamil baby Razy, saya bisa santai massage atau ngopi cantik dulu di Jl. Bahureksa sambil menunggu. Tapi sekarang waktu sangat terbatas dan Razy tidak bisa ditinggal lama. Kalaupun dibawa, mamak keburu lelah kejar dia kesana kemari.  Alhamdulillah, di RS Grha Bunda ada dr.Leri Septiani yang praktek hampir setiap hari. Masha Allah, dokternya sangat baik, ramah dan detail kalau kasih penjelasan. Beliau juga tidak diburu waktu saat konsultasi, menunggu antriannya pun tidak lama. Hanya sekitar 15-30 menit. Saran saya, sebaiknya daftar dari 2 minggu sebelumnya supaya dapat nomor antrian, karena peminat dr.Leri ternyata banyak banget.

Hemat biaya karena setelah dihitung-hitung, harga persalinan kamar VIP di RS Grha Bunda lebih murah dari RS Limijati. Fasilitasnya pun sudah bagus menurut saya. Sebelumnya saya sempat survey dan bertanya ke teman-teman yang sudah pernah melahirkan di dua rumah sakit ini. Dan ternyata, RS Grha Bunda tidak mengecewakan bahkan bagus dan sangat nyaman menurut mereka, tidak kalah fasilitas dan pelayanannya dari RS Limijati yang sudah terkenal dan bertahun-tahun berdiri. Nah, perbandingan biaya melahirkan di RS Limijati dan RS Grha Bunda dapat dilihat pada tabel di bawah ini ya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Inshaa Allah setelah melahirkan nanti saya akan review lagi pengalaman melahirkan di RS Grha Bunda. Ini bukan endorsement ya, tapi murni dari pengalaman pribadi saya hehe. Pilihan mah balik lagi ke masing-masing para ibu hamil. Yang penting tetap semangat olahraga ya, bu! Demi hilang pegal dan stamina kuat untuk persiapan lahiran sekaligus mengejar si kakak dalam keseharian.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s