Kualalumpur: Satu Kota, Beragam Daya Tarik

wordpressDimuat dalam Leisure, Republika Hari Selasa, 8 Januari 2013

Menentukan tempat liburan di luar negeri memang gampang-gampang susah, banyak hal yang perlu dipertimbangkan termasuk kegiatan dan aktivitas yang akan dilakukan di tempat tersebut. Selain untuk refreshing dan bersantai, kita tentu ingin sekaligus melihat objek-objek menarik yang tidak ditemui di tempat lain. Bahkan jika memungkinkan, semua kebutuhan liburan dipenuhi di satu tempat untuk menghemat ongkos dan biaya perjalanan. Berkunjung ke Kota Kuala Lumpur (KL) bisa menjadi salah satu pilihan jika ingin berlibur ke luar negeri secara hemat dan murah. Keberagaman kultur dan budaya  dari Cina, India, dan Melayu menjadikan ibukota Malaysia ini unik dan menarik untuk dijelajahi. Kita dapat menemukan suasana kebudayaan yang khas dari masing-masing area di Kota KL. Beberapa objek wisata yang sangat populer dikunjungi oleh wisatawan adalah Petronas Twin Tower, Bukit Bintang, China Town,dan Islamic Art Museum. Berpindah dari satu objek wisata ke tempat lain bukan masalah, karena KL telah menyediakan sarana transportasi umum yang dapat mengakses tempat-tempat wisata dengan harga terjangkau.

Transportasi dalam Kota

Transportasi umum di KL adalah kereta dan bus dengan kondisi dan pelayanan yang cukup aman dan memuaskan. Harganya pun sangat murah dibandingkan dengan taksi. Jika memang terpaksa menggunakan taksi untuk bepergian, sebaiknya memilih perusahaan taksi yang bisa dipercaya, karena tidak sedikit supir taksi yang seenaknya memberikan harga dan berjalan berputar-putar hanya untuk menaikkan argo. Selain itu, berkelana menggunakan kereta dan bus sangat mudah dan nyaman, wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke KL tidak akan kesulitan dalam menggunakan fasilitas tersebut. Peta perjalanan tersedia di setiap terminal dan sangat informatif secara visual, sehingga tidak perlu khawatir akan adanya perbedaan bahasa. Hal ini membuat wisatawan bebas mengakses objek wisata secara mandiri dan tentu saja tidak membuat kantong bolong untuk biaya transportasi.

  • KL Sentral Station

Berkunjung ke berbagai objek wisata menggunakan kereta dan bis adalah cara paling efektif, apalagi dengan tersedianya fasilitas terminal pusat KL Sentral Station. Selain sebagai pusat dari pemberhentian semua kereta dan bus, terminal ini juga memiliki akses dan jangkauan yang luas. KL Sentral Station ini juga berdekatan dengan Monorail Station yang memiliki akses menuju objek wisata belanja Bukit Bintang.

Ketika tiba di bandara KL, kita masih harus menempuh perjalanan selama 30-60 menit menuju KL Sentral karena letak dua bandara tersebut tidak berada dekat dengan kota.  Bandara pertama adalah Kuala Lumpur International Airport (KLIA) yang merupakan lapangan terbang terbesar di Malaysia. Dari KLIA menuju pusat kota (KL Sentral Station) dapat menggunakan Bus Ekspres seharga Rp.30.000,00/orang selama 1jam atau kereta ekspres seharga Rp105.000,00/orang selama 30menit. Sedangkan bandara lainnya adalah Low Cost Carrier Terminal (LCCT) yang dikhususkan bagi maskapai penerbangan dengan budget rendah. Tranportasi langsung dari LCCT menuju KL Sentral Station hanya tersedia bus dengan harga Rp.27.000,00/orang.

Berbeda dengan bus, sistem yang diterapkan untuk pembayaran kereta adalah dengan pengisian koin . Kita membeli koin plastik di loket, kemudian mengisi koin tersebut di mesin yang tersedia dengan memasukan uang sejumlah yang harus dibayarkan. Harga berbeda-beda tergantung arah tujuan kita. Koin yang sudah terisi digunakan untuk masuk ke dalam peron, kita hanya perlu menempelkan koin di gerbang masuk dan menyimpan koin tersebut hingga tiba ke terminal tujuan. Apa yang terjadi jika koin tersebut hilang? Tentunya kita harus berurusan dengan petugas keamanan. Hal yang penting ketika bepergian menggunakan kereta adalah selalu menyimpan koin yang sudah terisi, serta membawa peta dan jadwal kereta, karena tidak semua kendaraan beroperasi 24 jam.

  • Hop-On Hop-Off City Tour

KL juga menyediakan tur dalam kota yang disebut dengan “Hop-On Hop-Off City Tour” (HOHO). Perjalanan ini sangat efektif bagi wisatawan yang tidak memiliki waktu panjang untuk menjelajahi kota. Hanya dengan membayar 38RM atau sekitar Rp116.000,00/24 jam, kita bebas naik dan turun bus di halte khusus HOHO city tour. Bus ini berhenti di 22 titik pusat atraksi yang populer termasuk area Bukit Bintang, China Town, dan Petronas Twin Tower, sehingga dalam waktu yang singkat, kita dapat melihat hampir seluruh objek wisata menarik yang terdapat di KL. HOHO city tour ini menyediakan tiket berdurasi 24 jam dan 48 jam. Jika kita ingin menghabiskan waktu yang cukup lama di satu tempat dan memutuskan untuk bermalam di area tersebut, tiket HOHO ini bisa digunakan keesokan harinya. Jalur bus yang melintasi tengah kota ini memberikan pemandangan hampir seluruh kota KL, kita bahkan dapat melihat kehidupan keseharian dan kesibukan warga Malaysia di hari kerja. Jadi, selain jalan-jalan dan bersantai, kita juga menambah pengetahuan mengenai kehidupan dan kebudayaan Malaysia dengan melihat aktivitas penduduk ibukotanya. Kekurangannya, bus ini datang setiap 30 menit atau lebih, tergantung kemacetan lalu lintas. Ada baiknya kita mengindari peak hours sekitar pk.16.00-pk.18.00 dan berhenti hanya di dua atau tiga objek wisata dalam satu hari. Jika tidak, kita akan menyia-nyiakan waktu menunggu bus datang.

Penginapan

Saat ini telah banyak jenis penginapan tersebar di KL, mulai dari hostel hingga hotel bintang tujuh. Kita akan lebih efektif beraktivitas jika memilih tempat menginap yang mudah diakses atau dekat dengan objek wisata yang akan dikunjungi. Jika berlibur tanpa menyewa kendaraan, sebaiknya menginap di tempat yang dekat dengan KL Sentral Station, pusat transportasi umum – kereta dan bus.

  • Hotel

Harga : mulai dari Rp.300.000,00/malam untuk kamar tanpa jendela

Banyak hotel murah yang cukup nyaman dan bersih dengan letak lokasi sekitar 3-5 menit jalan kaki menuju KL Sentral Station dan Monorail Station.  Area ini dikenal dengan nama “Little India” karena mayoritas penduduknya yang berasal dari India. Suasana lingkungannya cukup abstrak mengingat banyaknya aktivitas berlainan yang terdapat di satu tempat, seperti sekolah, gereja, vihara, perhotelan, shopping area,  clubhouse , perkantoran hingga tempat prostitusi. Walaupun cukup aman dan rapi, tetapi sebaiknya kita tetap berhati-hati terutama jika berjalan kaki di malam hari. Kita tidak perlu khawatir jika menginap di hotel yang tidak menyediakan makan pagi, banyak pedagang kaki lima dan restoran halal di sekitar hotel dengan harga bersahabat. Di area ini juga tersedia jasa self service laundry bagi wisatawan yang menginap di hotel tanpa jasa binatu. Hotel-hotel murahyang memiliki akses dekat dengan stasiun adalah MyHotel, Joyinn Hotel, Summer View Hotel,  Signature Hotel, Mexico Hotel, Sentral Hotel, YMCA Hotel dan lainnya.

  • Guest House/ Villa

Harga : mulai dari Rp.600.000/malam untuk 1 kamar tidur

Bagi wisatawan yang berlibur dengan keluarga besar akan lebih nyaman jika memilih penginapan tipe guesthouse. Sayangnya, lokasi guesthouse ini tidak berdekatan dengan stasiun ataupun halte, sehingga wisatawan harus menggunakan taksi atau menyewa mobil. Sekeping Tenggiri bed and breakfast bisa menjadi pilihan jika ingin menginap di tempat yang menarik dan unik. Pemilik guesthouse ini adalah Ng Seksan, seorang arsitek dan kolektor seni yang cukup terkenal di KL. Seksan merancang tiap kamar dengan desain yang berbeda-beda,di mana mayoritas material adalah barang-barang bekas. Keahliannya dalam mendesain ruang, menjadikan penginapan ini memiliki gaya tersendiri yang tidak dimiliki oleh tempat lain. Didukung dengan suasana back to nature yang tenang dan nyaman membuat kita semakin betah berlama-lama menginap di eco-green guesthouse miliknya. Bermalam di Sekeping Tenggiri menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

  • Dormitory dan hostel

Penginapan murah dengan harga mulai Rp.50.000,00/ranjang banyak ditemui  hampir di semua pusat keramaian. Kita harus pintar dan teliti memilih penginapan jenis ini karena tidak semuanya bersih dan nyaman. Biasanya dalam satu kamar tersedia 4 – 12 ranjang dan berbagi dengan tamu lain. Penginapan jenis ini cocok bagi backpacker yang aktif dan senang berpetualang.

Wisata Belanja

Kemanapun kita berlibur, pasti kita akan berbelanja walaupun itu hanya sekedar membeli souvenir untuk oleh-oleh orang terdekat. KL memiliki banyak tempat belanja yang menarik untuk dikunjungi mulai dari produk-produk tradisional hingga merek ternama.

  • Bukit Bintang

Area ini terkenal  dengan pusat perbelanjaan dan hiburan malamnya. Sangat mudah untuk berkunjung kesini, cukup dengan naik KL Monorail dari KL Sentral selama 5 menit, kita sudah tiba di terminal Bukit Bintang. Di sepanjang sisi jalan, banyak ditemui hotel murah dan tempat pijat refleksi. Semakin malam, area ini semakin menarik, didukung dengan lampu dan pencahayaan yang meriah. Banyak sekali pertokoan (mall) di area ini, sehingga bagi wisatawan yang baru pertama kali berkunjung  tentu akan menjadi bingung atau bahkan tersesat. Jika kita berniat untuk belanja – tidak sekedar berjalan-jalan, sebaiknya kita membuat daftar tujuan yang akan dikunjungi. Bermacam-macam pertokoan ada disini mulai dari mall dengan barang-barang imitasi hingga mall dengan branded stores. Tiba di terminal Bukit Bintang, kita akan menemukan Low Yat Plaza yaitu pertokoan yang penuh dengan barang elektronik. Tepat di seberangnya terletak pertokoan Sungai Wang,yang merupakan bangunan tua dan berisi bermacam barang produksi lokal seperti pakaian, buku, dan lainnya. Selanjutnya adalah Lot 10 Mall dengan desain interior modern minimalis yang memiliki beberapa toko beken seperti Zara dan National Geography. Mall ini tidak terlalu besar, tetapi tetap terlihat sophisticated. Berbeda dengan yang lain, Pavillion Mall berisi toko-toko merek ternama dengan desain interior yang mewah. Banyaknya tenant ternama dan café membuat mall ini ramai dikunjungi oleh banyak orang,  terutama anak muda dan para eksekutif. Bagi wisatawan yang hobi belanja dan senang berada di tengah keramaian, Bukit Bintang menjadi tempat yang wajib untuk dikunjungi.

  • Petronas Twin Tower dan Suria KLCC mall

Banyak orang bilang, belum ke Malaysia jika belum berkunjung ke Petronas Twin Tower. Berjalan di skybridge dan melihat kota KL melalui teropong akan menjadi pengalaman yang seru untuk dilakukan. Fasilitas ini beroperasi dari pk.09.00 hingga pk.21.00, sehingga memungkinkan bagi pengunjung yang ingin melihat keromantisan kota KL saat matahari terbenam. Setelah berjalan-jalan di skybridge, kita bisa berbelanja atau berwisata kuliner di KLCC mall yang terletak di lantai bawah Petronas Twin Tower. Selain itu, Petronas juga memiliki galeri seni yang terletak di lantai 3 bersebelahan dengan food court dan restoran berbagai citarasa Asia.

  • Berjaya Times Square

Bagi wisatawan yang membawa anak kecil dapat berkunjung ke Berjaya Times Square karena mall ini memiliki tempat rekreasi dengan roller coaster yang besar. Sangat menakjubkan melihat permainan ini melintas di langit-langit gedung pertokoan melewati foodcourt dan beberapa restoran. Harga tiket masuk adalah 40 RM atau sekitar Rp.120.000,00/orang untuk Sabtu dan Minggu. Mayoritas toko-toko di mall ini menjual produk tiruan dan produk lokal, sehingga tempat ini cocok bagi wisatawan yang senang berbelanja produk murah dan membawa anak kecil. Sayangnya, dua lantai teratas belum terisi oleh tenant, akibatnya pertokoan terlihat seolah “mati” karena sepi pengunjung. Jika kita pergi ke Bukit Bintang menggunakan KL Monorail, kita pasti melewati Berjaya Times Square, sehingga tidak sulit untuk mencapai tempat ini.

  • Central Market

Tentunya setiap berlibur kita pasti membawa oleh-oleh dan souvenir untuk diberikan pada keluarga dan teman. Tidak perlu bingung, semua tersedia di Central Market yang merupakan pusat penjualan cinderamata Kualalumpur. Pasar seni di China Town ini telah berdiri sejak tahun 1937, aksesnya sangat mudah terutama jika kita berada dalam Hop On Hop Off City Tour. Produk yang dijual adalah hiasan, patung, gantungan kunci, pena, kaos, batik, songket, kebaya dan souvenir lain khas Malaysia. Tidak hanya itu, disini juga tersedia toko-toko yang menjual produk khas budaya India dan Cina. Harga bervariasi mulai dari Rp.10.000,00 untuk barang-barang yang kecil dan ringan hingga jutaan untuk patung dan perhiasan. Jangan ragu untuk menawar barang yang diinginkan, semakin banyak barang yang dibeli semakin murah harganya. Selain berbelanja, kita juga dapat menikmati suasana tempo dulu sekaligus menjelajahi keragaman seni dan budaya masyarakat Malaysia. Didukung dengan konsep desain interior bergaya oriental vintage dan elemen estetis lampion merah di langit-langit gedung, membuat suasana semakin meriah. Central Market merupakan one stop shopping dan wajib dikunjungi bagi wisatawan yang ingin berlibur ke KL.

  • Amcorp Mall

Bagi pencinta buku-buku impor dengan harga murah, bisa berkunjung ke Amcorp Mall yang terletak di Petaling Jaya, tepat di seberang stasiun Taman Jaya LRT. Cukup dengan meneruskan perjalanan dari KLCC mall menggunakan kereta Kelana Jaya LRT, kita sudah tiba di tempat tujuan. Amcorp Mall ini terdiri dari beberapa lantai, seluruh lantai dasar adalah supermarket yang menyediakan kebutuhan sehari-hari, sedangkan lantai satu dan dua dipenuhi oleh toko-toko yang menjual barang-barang antik. Pada akhir minggu, pihak pengelola gedung memberikan kebebasan bagi penjual yang ingin membuka lapak di mall tersebut, sehingga di sepanjang koridor penuh dengan orang berjualan piringan hitam, buku-buku lama, kaset, dan barang antik lainnya. Hal ini menjadi daya tarik Amcorp mall sehingga pengunjung selalu ramai berdatangan. Di lantai paling atas, terdapat toko BookXcess yang merupakan surga bagi para pencinta buku. Selain sangat lengkap dan murah, toko ini juga memberikan diskon hingga 70% bahkan untuk buku baru sekalipun. Tidak heran jika banyak pengunjung dari Indonesia yang datang ke KL hanya untuk membeli buku di BookXcess.

Wisata Seni dan Budaya

Melihat sisi lain Kualalumpur dengan mendalami karya seni dan benda bersejarah bisa menjadi pengalaman yang menarik dan berkesan. Beragamnya kultur dan budaya penduduk Malaysia seperti Cina, India dan Melayu menciptakan suasana tradisional yang unik dan berbeda.

  • Islamic Art Museum

Museum ini memiliki koleksi benda-benda bersejarah terlengkap dan terindah yang berperan penting dalam perkembangan serta penyebaran Islam di Asia. Didukung dengan suasana museum bernuansa putih yang memberikan kesan megah dan mewah sehingga menambah kenyamanan untuk berlama-lama menikmati objek dan karya seni di dalamnya. Disini kita juga dapat melihat betapa pemerintah sangat menghargai kebudayaan mereka dengan menjaga dan melindungi benda-benda bersejarah. Koleksinya cukup banyak dan tersebar di beberapa lantai. Di lantai satu terdapat bermacam-macam manuskrip buatan tangan berumur ratusan tahun, buku-buku islam, benda seni dari Cina, India, Iran dan Negara lain. Lantai selanjutnya menyuguhkan pakaian-pakaian indah pada abad 18-19, perhiasan raja, dan maket masjid terkenal dari berbagai Negara. Keberagaman karya seni Islami yang disatukan dalam sebuah ruangan indah menjadi pemandangan yang sangat menakjubkan. Tidak hanya kagum dan terpesona, bagi umat muslim yang melihat kain penutup Kabah di balik etalase kaca, dalam sekejap akan terbawa dalam emosi spiritual.

Di sisi lain, fasilitas yang ditawarkan oleh museum ini cukup lengkap, café dan toko souvenir tersedia di lantai Ground dengan area yang cukup luas. Produk yang dijual bervariasi dengan desain yang menarik, mulai dari buku, pembatas buku, gelas, kaos, hingga tas. Museum ini terletak tepat di depan Masjid Nasional dan dapat dicapai dengan taksi atau bis Hop On Hop Off. Harga tiket masuknya cukup bersahabat yaitu sebesar Rp.36.000/orang.

  • Galeri Seni

Selain Museum Seni Islam yang merupakan museum Islam terbesar di Asia Tenggara,KL juga memiliki beberapa galeri seni yang menampilkan karya-karya dari berbagai Negara, bahkan beberapa galeri memiliki cabang di Singapore, Manila, dan Indonesia. Secara berkala, seluruh galeri mungil ini menyuguhkan karya yang berbeda-beda sesuai dengan program masing-masing galeri. Sebelum berkunjung, sebaiknya kita mencari info mengenai pameran yang sedang diselenggarakan, karena akses menuju galeri-galeri ini hanya dapat dicapai dengan taksi, tentu kita tidak mau sia-sia datang di saat galeri tersebut tidak memiliki program atau karya yang akan disuguhkan.

Valentine Willi Fine Art – Jalan Telawi, Bangsar

Taksu Gallery – Jalan Pawang, Ampang

Mata Hati Gallery – Taman Cempaka, Selangor

 

Valentine Willi Fine Art

 

Taksu Gallery

 

Wisata Kuliner

Liburan akan terasa semakin lengkap saat bersantap makanan dan minuman dengan citarasa khas Malaysia. KL memiliki beragam jenis makanan unik akibat percampuran dari beberapa budaya. Sayangnya, tidak semua makanan disini halal, maka bagi umat muslim yang berkunjung harus rajin  bertanya mengenai kehalalan menu yang disuguhkan.

  • Nirvana – Indian Banana Leaf

Saat waktu makan siang tiba, tempat ini ramai dikunjungi oleh wisatawan maupun pegawai kantoran. Letaknya berada di tengah-tengah pertokoan pinggir jalan daerah Bangsar Village, yang merupakan area tempat tinggal para ekspatriat. Indian Banana Leaf di restoran ini rupanya cukup terkenal. Walaupun sudah bertahun-tahun berdiri, untuk mendapatkan meja di tempat ini tetap harus mengantri. Di sisi lain, pelayanan mereka sangat cepat dan tangkas, pertama-tama kita akan diberi daun pisang di meja sesuai dengan jumlah pengunjung, tidak ada piring. Kemudian, masing-masing daun pisang tersebut akan diisi oleh nasi, 3jenis sayuran, pilihan kari, dan pilihan dari 3 jenis sambal. Kita juga bisa memesan tambahan seperti ikan, sup dan minuman. Pasangan yang pas untuk menemani makanan ini adalah es teh susu. Rasa pedas, asin dan manis menyatu di mulut, sangat enak dan gurih apalagi jika kita makan dengan menggunakan tangan, sungguh pengalaman yang memuaskan! Porsi makanannya pun cukup besar sehingga perut pasti kenyang. Sayangnya, harga agak tinggi yaitu sekitar Rp.50.000,00 untuk sayuran, ikan dan es teh susu. Walaupun mahal, tempat ini tetap ramai dikunjungi bahkan beberapa rela menunggu antrian hingga 15 menit karena rasanya yang enak dan juga halal.

  • Old China Café

Jika mengunjungi China Town, jangan lupa untuk mampir ke café kecil ini. Lokasinya terletak di jalan Balai Polis dan hampir tidak terlihat karena papan nama tidak terlalu besar. Begitu memasuki ruangan, kita akan dimanjakan dengan suasana Cina tempo dulu, lengkap dengan desain interior beserta furnitur antik dan klasik asli dari Cina. Hampir seluruh dinding dipenuhi oleh gambar dan foto-foto vintage,yang  menambah keindahan interior ruang tersebut. Tidak banyak perubahan sejak pertama kali bangunan ini didirikan, pemugaran pun dilakukan seminimal mungkin untuk mempertahankan keasliannya. Tempat makan yang nyaman dan unik dengan makanan khas jarang sekali ditemui, ini menjadikan Old China Café banyak dikunjungi wisatawan daripada penduduk  setempat. Menu masakan di restoran ini sangat beragam serta merupakan perpaduan dari bumbu Malaysia dan resep Cina, sehingga menghasilkan masakan yang khas dengan rasa yang sangat gurih dan lezat. Hidangan penutupnya pun bermacam-macam, termasuk Asian sweet soup yang sangat nikmat.

Selesai bersantap, kita dapat melanjutkan minum teh di lantai dua. Area ini khusus hanya untuk pengunjung yang akan minum teh. Berbagai jenis teh dijual dalam kemasan untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Kita akan dilayani langsung oleh pemiliknya yang sudah ahli dalam membuat dan meracik teh. Berkecimpung dalam dunia teh selama 40 tahun membuat sang pemilik menjadi sangat ahli dalam menyuguhkan minuman yang nikmat dan harum. Saat menyeruput Imperial Tea,tubuh akan terasa rileks seketika, keharumannya mampu membuat pikiran tenang layaknya aromatherapy. Cukup dengan membayar Rp.120.000,00/orang, semua jenis teh dapat diminum sepuasnya.

Siap Berangkat!

Lalu apa saja yang harus kita persiapkan untuk menjelajahi KL?

Pertama, tentu saja kita harus menentukan lama perjalanan dan waktu keberangkatan,

Kedua, tentukan objek wisata yang ingin dikunjungi dan aktivitas yang akan dilakukan,

Selanjutnya susunlah itinerary dan perkiraan biaya, mulai dari transportasi, penginapan, dan akomodasi lainnya. Yuk! Mari kita mulai..

 

Rencana perjalanan

Sekarang kita sudah tahu objek wisata yang menarik di KL, saatnya untuk membuat rencana perjalanan agar memudahkan kita menghitung total biaya keseluruhan.

Hari – 1

Waktu

Objek Wisata

12.00 Tiba di KL Sentral Station – check in di penginapanMakan siang
13.00 Menjelajah KL dengan Hop On Hop Off City Tour
13.30 Berkunjung ke Islamic Art Museum (bus HOHO tiba di terminal no.16* atau KTM Seremban Line, tiba di stasiun Kuala Lumpur lalu jalan kaki)
15.30 Melihat pemandangan KL dari Petronas Twin Tower dan shopping di KLCC mall (Bus HOHO tiba di terminal no.23* atau LRT Kelana Jaya Line, tiba di stasiun KLCC)
18.00 Makan malam di Old China Café (Bus HOHO tiba di terminal no.8 * atau LRT Kelana Jaya Line, tiba di stasiun Pasar Seni)

* bus HOHO hanya berjalan satu arah, sebaiknya menggunakan LRT jika akan kembali ke penginapan di KL Sentral. Selain itu, hindari peak hours karena biasanya bus akan datang terlambat.

Hari – 2

Waktu

Objek Wisata

09.00 Membeli souvenir di Central Market (Bus HOHO tiba di terminal HOHO no.9* atau LRT Kelana Jaya Line tiba di stasiun Pasar Seni)
12.00 Makan Siang di Indian Banana Leaf, Bangsar Village(LRT Kelana Jaya Line tiba di stasiun Bangsar atau dengan taksi)
15.00 Melihat roller coaster di Berjaya Times Square (KL Monorail Line dari KL Sentral tiba di stasiun Imbi atau dengan taksi)
16.30 Shopping dan berjalan santai di Bukit Bintang (KL Monorail Line dari stasiun Imbi tiba di stasiun Bukit Bintang)
16.30- 22.00 Acara Bebas

Hari – 3

Waktu

Objek Wisata

 09.00 Berburu barang antik dan buku murah di Amcorp Mall (LRT Kelana Jaya tiba di stasiun Taman Jaya)
12.00 Makan siang
12.00 – bebas Acara bebas hingga waktu pulang ke tanah air (skybus dari KL Sentral tiba di bandara LCCT)

 

Total Biaya Perjalanan

Untuk mendapatkan harga termurah, pilih maskapai penerbangan yang memberikan promo, terutama promo RP.0,00 untuk kursi, jadi kita hanya membayar pajak, bagasi, dan bahan bakarnya saja. Pencarian harga tiket pesawat termurah juga bisa dilakukan dengan mengunjungi website agen perjalanan, biasanya dicantumkan jadwal dan harga sehingga lebih memudahkan kita untuk membandingkan penerbangan yang satu dengan yang lain.  Untuk liburan murah dengan membawa koper selama 3hari 2 malam akan memakan biaya kurang lebih sekitar Rp.2.000.000/orang, sudah termasuk biaya pajak dan bagasi pesawat promo nol rupiah.

 

Harga

Total

Tiket pesawat  (promo 0 rupiah+tax) Rp. 400.000,00 PP Rp.400.000,00
Penginapan (hotel) Rp.300.000,00/malam Rp.600.000,00
Konsumsi Rp.150.000,00/hari Rp.450.000,00
Transportasi bandara- KL Sentral Rp.70.000,00/orang Rp.140.000,00
HOHO tour Rp.120.000,00/24jam Rp.120.000,00
LRT/MRT menuju objek wisata lain** Rp. 10.000,00/1x jalan Rp.80.000,00
Tiket Museum Seni Islam Rp. 36.000,00/orang Rp.36.000,00
Tiket Skybridge Petronas Rp.240.000,00/orang Rp.240.000,00
  Total Biaya*** Rp.2.066.000,00

**harga 1xperjalanan adalah harga rata-rata

***total biaya belum termasuk belanja souvenir,dll

Rencana perjalanan sudah tersusun, lengkap dengan total biaya perjalannya. Selanjutnya kita hanya perlu pesan tiket pesawat, beli voucher hotel dan mulai packing. Selamat menikmati keindahan kota Kualalumpur!

 

Advertisements

6 thoughts on “Kualalumpur: Satu Kota, Beragam Daya Tarik

  1. wow…untuk saya yang akan mengunjungi KL, tulisan sangat informatif sekali, bahkan sangat lengkap.

  2. You truly created a lot of excellent items within ur
    article, “Kualalumpur: Satu Kota, Beragam Daya Tarik | rhilyzoro’s”. I will be coming back again to your site shortly. Thx -Shella

  3. Salam kenal mba..apa benar my hotel adlh hotel budget yg plg dekat dgn KL sentral? Sedangkan hotel di wilayah bukit bintang, hotel apa yg dekat dgn mall/pusat perbelanjaan daerah tsb mba? Terimksh..

    • Halo Yenni,
      My Hotel sangat dekat dengan stasiun KL Sentral, lingkungannya lebih tenang daripada bukit bintang yang selalu ramai setiap malam. Saya kurang tau untuk hotel di bukit bintang 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s